Niat Puasa Hari Senin dan Kamis, Berikut Ulasan Detailnya

- Kamis, 12 Mei 2022 | 03:17 WIB
Masjid Nabawi Madinah almunawwroh /Lirik Sholawat (Dok.@pixabay)
Masjid Nabawi Madinah almunawwroh /Lirik Sholawat (Dok.@pixabay)

HALLO SUKABUMI - Membayar hutang puasa Ramadhan bagi seorang muslim adalah sebuah kewajiban yang harus di bayar, baik dalam keadaan udzur atau secara di sengaja.

Untuk membayar hutang puasa Ramadhan sendiri dilakukan kapan saja, termasuk bisa dilakukan berbarengan dengan Puasa Senin Kamis atau Puasa Syawal.

Direktur Rumah Fiqih Indonesia, Ustadz Ahmad Sarwat menjelaskan, tidak ada kesalahan bila hari - hari membayar hutang puasa Ramadhan atau di sebut dengan qadha yang di jatuhkan pada hari Senin dan Kamis.

Baca Juga: Kajian Seputar Bersiwak Pada Saat Puasa Ramadhan, Berikut Ulasannya

Asalkan niatnya tetap mengqadha dan bukan hanya sekkedar berniat puasa sunnah. Maka puasa tersebut masuk kedalam kategori puasa qadha.

Dalam momen Syawal untuk hari Senin dan hari Kamis adalah hari yang spesial, seperti yang sudah di sebutkan oleh Rasulullah SAW bahwa hari tersebut adalah hari yang spesial.

Daru Kedua hari tersebut ada moment atau peristiwa penting, yaitu dimana amal - amal manusia dinaikan ke langit. Maka Rasulullah memanfaatkan hari tersebut dengan berpuasa.

Baca Juga: Hukum Membatalkan Puasa di Sengaja, Berikut Kajiannya Cek Sekarang

إِنَّ أَعْمَال الْعِبَادِ تُعْرَضُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ

Halaman:

Editor: Supandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X